Curcumin Nanoemulsion: Bioavailability and Cytokine Modulation in Mild Inflammation
Pramudita A, Rahmawati N, Hidayat F
Indonesian Journal of Pharmaceutical Sciences
Nanoimmunoherbogenomics Platform
Platform digital untuk menghubungkan bahan alam Indonesia, fitokimia, nanoteknologi, imunomodulasi, genomik, AI, bukti ilmiah, keamanan, dan translasi klinik.
Masalah utama bukan kurangnya bahan alam, tetapi kurangnya ekosistem yang menghubungkan bahan baku, standardisasi, riset, validasi klinik, keamanan, dan adopsi layanan kesehatan.
Tujuh pilar yang menyatukan tradisi, sains, dan kesehatan presisi
Formulasi nano, nanoemulsi, liposom, SLN/NLC, dan fitosom untuk bioavailabilitas yang lebih baik.
Imunomodulasi berbasis biomarker — bukan klaim ‘meningkatkan imun’ yang simplistik.
Pemanfaatan sistem biologis dan bioproses untuk pengembangan produk.
Translasi klinik berbasis bukti — dari laboratorium ke layanan kesehatan.
Bahan alam Indonesia: jamu, OHT, dan fitofarmaka.
Variasi tanaman dan variasi pasien — fondasi precision jamu.
Network pharmacology, literature mining, dan real-world evidence.
Pipeline bukti berjenjang — tradisi adalah hipotesis berharga, klaim kesehatan harus naik kelas melalui bukti.
Penggunaan turun-temurun sebagai sumber hipotesis penelitian.
Identifikasi botani, senyawa marker, mutu, dan keamanan bahan.
Pemetaan target, jalur, dan respons biologis berbasis data.
Evaluasi keamanan, dosis, dan efikasi pada model hewan.
Validasi pada manusia dengan desain dan endpoint yang tepat.
Pemantauan keamanan dan manfaat di praktik kesehatan nyata.
Tiga belas modul yang siap mendukung riset, edukasi, layanan, dan kebijakan.
Katalog tanaman, senyawa marker, potensi farmakologi, status evidence.
Lihat DetailPeta bukti tradisional → in vitro → klinik → real-world.
Lihat DetailNanoemulsi, liposom, SLN, NLC, fitosom, micelle, polimer.
Lihat DetailBiomarker CRP, IL-6, TNF-α, IFN-γ, dan target sel imun.
Lihat DetailVariasi tanaman dan variasi pasien — edukatif, bukan diagnosis.
Lihat DetailSenyawa → target → pathway → disease, plus drug-herb alert.
Lihat DetailLapor efek samping, dugaan BKO, dan dashboard sinyal keamanan.
Lihat DetailMitos vs fakta, BKO, dan cara memilih jamu aman.
Lihat DetailModul, pre-test, post-test, sertifikat, dan badge.
Lihat DetailPublikasi, sitasi, dan tautan paten/prototipe.
Lihat DetailLC-MS/MS, HPLC, FTIR, FESEM, zeta sizer, dan lainnya.
Lihat DetailKatalog alat berdasarkan metode, sample type, dan availability.
Lihat DetailPeta komoditas, pipeline OBA → OHT → Fitofarmaka.
Lihat DetailBahan alam Indonesia dengan potensi translasi tertinggi.
Platform ini memprioritaskan keamanan pasien. Kami memantau Bahan Kimia Obat (BKO), interaksi obat-herbal, dan memberi peringatan untuk ibu hamil, anak, lansia, dan pasien komorbid.
Lapor Efek SampingModul pembelajaran, pre-test, post-test, sertifikat, dan badge kompetensi.
Mulai BelajarAnalytical services, preclinical R&D, consultancy, dan contract research untuk industri jamu, herbal, dan kesehatan.
Ajukan InquiryRiset terbaru dari ekosistem NiBTM 7.0.
Pramudita A, Rahmawati N, Hidayat F
Indonesian Journal of Pharmaceutical Sciences
Wibowo S, Salim R, Putri K
Phytomedicine Plus
Anggraini D, Hartono B
Journal of Herbal Medicine
Bergabung dengan ekosistem riset, layanan, dan edukasi yang menjembatani jamu Indonesia menuju precision health.