NiBTM 7.0
Platform Nasional Sains Jamu Indonesia

NiBTM 7.0

Nanoimmunoherbogenomics Platform

Platform digital untuk menghubungkan bahan alam Indonesia, fitokimia, nanoteknologi, imunomodulasi, genomik, AI, bukti ilmiah, keamanan, dan translasi klinik.

15.000
Produk Jamu
77
Obat Herbal Terstandar
20
Fitofarmaka
5
Layer Ekosistem Data
Paradoks Kekayaan Alam

Produk Banyak, Bukti Klinik Masih Sedikit

Masalah utama bukan kurangnya bahan alam, tetapi kurangnya ekosistem yang menghubungkan bahan baku, standardisasi, riset, validasi klinik, keamanan, dan adopsi layanan kesehatan.

Apa itu NiBTM 7.0?

Tujuh pilar yang menyatukan tradisi, sains, dan kesehatan presisi

N

Nanotechnology

Formulasi nano, nanoemulsi, liposom, SLN/NLC, dan fitosom untuk bioavailabilitas yang lebih baik.

I

Immunology

Imunomodulasi berbasis biomarker — bukan klaim ‘meningkatkan imun’ yang simplistik.

B

Biotechnology

Pemanfaatan sistem biologis dan bioproses untuk pengembangan produk.

M

Medicine

Translasi klinik berbasis bukti — dari laboratorium ke layanan kesehatan.

H

Herbal Medicine

Bahan alam Indonesia: jamu, OHT, dan fitofarmaka.

G

Genomics

Variasi tanaman dan variasi pasien — fondasi precision jamu.

AI

Digital Data & AI

Network pharmacology, literature mining, dan real-world evidence.

Dari Tradisi ke Uji Klinik

Pipeline bukti berjenjang — tradisi adalah hipotesis berharga, klaim kesehatan harus naik kelas melalui bukti.

  1. 01

    Tradisi & Etnofarmakologi

    Penggunaan turun-temurun sebagai sumber hipotesis penelitian.

  2. 02

    Standardisasi Bahan Baku

    Identifikasi botani, senyawa marker, mutu, dan keamanan bahan.

  3. 03

    In Vitro / In Silico / Omics

    Pemetaan target, jalur, dan respons biologis berbasis data.

  4. 04

    Uji Praklinik

    Evaluasi keamanan, dosis, dan efikasi pada model hewan.

  5. 05

    Uji Klinik

    Validasi pada manusia dengan desain dan endpoint yang tepat.

  6. 06

    Real-World Evidence

    Pemantauan keamanan dan manfaat di praktik kesehatan nyata.

Modul Aplikasi NiBTM 7.0

Tiga belas modul yang siap mendukung riset, edukasi, layanan, dan kebijakan.

Komoditas Prioritas

Bahan alam Indonesia dengan potensi translasi tertinggi.

OHT

Kunyit (Curcumin)

Masalah
Kelarutan dan bioavailabilitas rendah.
Solusi
Nanoemulsi, fitosom, NLC.
Target
Inflamasi ringan, stres oksidatif, biomarker sitokin.
Safety
Perhatikan dosis dan interaksi obat pengencer darah.
Fitofarmaka

Temulawak (Xanthorrhizol)

Masalah
Variasi kandungan dan profil senyawa antar daerah tumbuh.
Solusi
Standardisasi marker xanthorrhizol; ekstraksi terkendali.
Target
Hepatoprotektor, antiinflamasi.
Safety
Hati-hati pada gangguan hati berat dan obat-obatan hepatotoksik.
Jamu

Kencur

Masalah
Volatilitas senyawa aroma dan stabilitas.
Solusi
Mikroenkapsulasi dan formulasi nanoemulsi.
Target
Analgesik ringan, antitusif.
Safety
Edukasi penggunaan rasional dan kombinasi yang aman.
Jamu

Serai (Citronella)

Masalah
Variasi minyak atsiri dan keamanan topikal.
Solusi
Standardisasi minyak atsiri, formulasi mikroemulsi.
Target
Antimikroba topikal, repelan.
Safety
Tes iritasi kulit; hindari kontak mukosa.
Fitofarmaka

Sambiloto (Andrographis)

Masalah
Rasa pahit dan kepatuhan pasien rendah.
Solusi
Liposom, granulasi rasa, fitosom andrografolida.
Target
Antiinflamasi, immunomodulasi sitokin.
Safety
Tidak untuk ibu hamil; interaksi dengan antikoagulan.
Jamu

Jeruk Nipis

Masalah
Stabilitas vitamin C dan flavonoid.
Solusi
Mikroenkapsulasi dan formulasi minum siap pakai.
Target
Saluran napas atas, antioksidan.
Safety
Asam lambung tinggi pada pasien tertentu.
OHT

Lidah Buaya (Aloe)

Masalah
Variasi polisakarida aktif dan kontaminasi aloin.
Solusi
Pemurnian gel, standardisasi polisakarida.
Target
Penyembuhan luka, antiinflamasi kulit.
Safety
Hindari aloin tinggi pada konsumsi oral.
Jamu

Mahkota Dewa

Masalah
Risiko toksisitas pada dosis tinggi.
Solusi
Standardisasi senyawa aktif dan studi keamanan dosis.
Target
Riset onkologi praklinik, antioksidan.
Safety
Konsultasi medis wajib; hindari swamedikasi.

Keamanan, BKO, dan Edukasi Publik

Platform ini memprioritaskan keamanan pasien. Kami memantau Bahan Kimia Obat (BKO), interaksi obat-herbal, dan memberi peringatan untuk ibu hamil, anak, lansia, dan pasien komorbid.

Lapor Efek Samping

Learning Center

Modul pembelajaran, pre-test, post-test, sertifikat, dan badge kompetensi.

Mulai Belajar

Layanan & Kolaborasi Riset

Analytical services, preclinical R&D, consultancy, dan contract research untuk industri jamu, herbal, dan kesehatan.

Ajukan Inquiry

Sorotan Publikasi

Riset terbaru dari ekosistem NiBTM 7.0.

Lihat Semua
Nano-formulation2025

Curcumin Nanoemulsion: Bioavailability and Cytokine Modulation in Mild Inflammation

Pramudita A, Rahmawati N, Hidayat F

Indonesian Journal of Pharmaceutical Sciences

Network Pharmacology2024

A Network Pharmacology Approach to Andrographolide Targets in Inflammatory Pathways

Wibowo S, Salim R, Putri K

Phytomedicine Plus

Real-World Evidence2024

Real-World Use of Standardised Temulawak in Outpatient Hepatic Care

Anggraini D, Hartono B

Journal of Herbal Medicine

Bangun Kedaulatan Kesehatan Berbasis Bahan Alam Indonesia

Bergabung dengan ekosistem riset, layanan, dan edukasi yang menjembatani jamu Indonesia menuju precision health.